Islamophobia

ImageSepulangku ke kampung halaman banyak agenda yang ingin ku lakukan, salah satunya menyuarakan problematika umat beserta solusinya yaitu syariat islam dalam naungan sistem khilafah. Tentunya yang pertama kali ingin kuajak berbincang adalah keluarga sebagai orang-orang terdekatku dan yang kusayangi.

Namun yang kudapati adalah kesulitan-kesulitan untuk memberikan mereka pemahaman. Selain diakibatkan kemampuan bicaraku yang buruk juga ditambah berat bebannya dengan paradikma buruk yang ditanamkan musuh-musuh islam terhadap islam itu sendiri. Mereka -musuh-musuh Allah- telah berhasil menyebarkan virus phobia terhadap islam di negeriku. Hal ini bisa diindikasi dengan berbagai fakta yang muncul. Mulai dari wacana media yang menyimpulkan secara dangkal bahwa rohis sebagai sumber perkembangan teroris (meskipun telah diklarifikasi), kebijakan-kebijakan penguasa yang dianggap baik padahal hakikatnya mendeskreditkan para ulama sekaligus mabda islam yang mereka bawa sebagai paham yang berbahaya (sertifikasi ulama). Rancangan undang-undang keamanan nasional yang sarat dengan aturan-aturan yang menyuburkan kembali budaya represif penguasa, yang turunannya kelak bisa dipastikan akan merenggut hak sekaligus membungkam pergerakan-pergerakan umat yang menyuarakan islam sebagai solusi. Dan fakta-fakta lain yang menggambarkan betapa musuh-musuh islam telah berhasil memberikan rasa takut dan ngeri umat islam terhadap status keislamannya sendiri.

Rasa phobia itulah yang muncul dilingkungan keluargaku saat ini. Teringat ucapan ibuku tercinta yang berucap “Islam apa yang kamu pelajari nak?” Pernyataan demikian membuatku geli sekaligus sedih, geli karena seolah-olah islam itu banyak variannya sekaligus sedih mengingat keluargaku tercinta berhasil ‘mereka’ pengaruhi. Mudah-mudahan keadaan ini semakin menjadi motivasi bagi diriku dan rekan-rekan untuk semakin giat berjuang agar tidak ada lagi keluarga-keluarga dan generasi islam yang phobia terhadap Islam itu sendiri, dan bukan sebaliknya menjadi pelemah semangat dalam berjuang. Amin…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s